RESUME
Pengarang : William R. Scott
Penerbit : Pearson
Tahun Terbit : 2015
Judul Bab : Eficient Securities Market
4.1 PENDAHULUAN
Teori
pasar efisien memprediksikan bahwa harga sekuritas merupakan interaksi dari
investor-investor yang memiliki beberapa sifat pembanding. Teori ini
menyimpulkan bahwa harga secara langsung merefleksikan keseluruhan kemampuan
untuk memproses informasi dan pengetahuan dari para investor.
Teori
pasar efisien memiliki implikasi yang penting bagi akuntansi keuangan, yaitu:
1.
Konsep
pengungkapan penuh (full disclosure). Efisiensi
mengimplikasikan bahwa isi informasi yang disclosure bernilai bagi
pasar.
2.
Eksistensi
dari information asymmetry. Akuntansi
merupakan sebuah mekanisme terjadinya pertukaran informasi yang relevan dari
dalam ke luar perusahaan.
Dalam
teori pasar efisien, akuntansi dipandang memiliki kompetisi dengan sumber
informasi lainnya seperti media berita, analisis keuangan, dan bahkan harga
pasar itu sendiri. Sebagai alat informasi bagi investor, akuntansi akan tetap
bertahan bila relevan, dapat dipercaya, tepat waktu, murah, dan berhubungan
dengan sumber lainnya.
4.2 PASAR
SEKURITAS EFISIEN
Ketika
sejumlah investor bergerak cepat dalam menerima informasi, pasar menjadi
efisien dan investor akan menghadapi
masalah cost-benefit trade-off dalam memperoleh informasi. Sumber utama
dari cost-effective information yaitu laporan tahunan perusahaan.
Pengertian
pasar
sekuritas efisien adalah
dimana harga sekuritas yang diperdagangkan dalam pasar tersebut setiap
saatnya benar-benar menunjukkan semua informasi yang dapat diketahui oleh
publik mengenai sekuritas yang diperdagangkan. Terdapat tiga poin utama yang perlu
diperhatikan, yaitu :
1)
Harga pasar merupakan informasi yang dapat
diketahui oleh publik. Definisi ini tidak mengijinkan adanya inside
information.
2)
Efisiensi
pasar merupakan konsep yang relatif. Bila ada informasi baru mengenai
perusahaan, maka harga pasar akan segera disesuaikan dengan informasi tersebut.
3)
Investasi akan adil bila pasar dalam
keadaan efisien, artinya investor tidak dapat mengharapkan pengembalian yang
berlebihan melebihi pengembalian normalnya yang mengandung resiko.
Implikasi
pasar sekuritas dalam keadaan efisien adalah harga pasar pasti berfluktuasi
secara acak setiap saat.
4.3 IMPLIKASI
DARI PASAR SEKURITAS YANG EFESIEN UNTUK PELAPORAN KEUANGAN
Terdapat
empat implikasi utama dari pasar sekuritas efisien yaitu :
1. Kebijakan akuntansi yang diadopsi oleh perusahaan
tidak berdampak pada harga sekuritas selama kebijakan tersebut tidak memberikan
efek perbedaan cash-flow.
2. Pasar sekuritas efisien selalu berkaitan dengan
pengungkapan penuh.
3. Efisiensi pasar mengimplikasikan bahwa perusahaan
tidak seharusnya fokus dalam menyediakan informasi laporan keuangan secara
sederhana hanya agar semua investor dapat mengerti.
4. Akuntan harus dapat menyediakan informasi yang
berguna dan kos-efektif.
Jadi, argument pasar efisien adalah bahwa selama
perusahaan mengungkapkan kebijakan yang dipilihnya, dan beberapa tambahan
informasi dibutuhkan untuk merubah dari satu metode ke yang lain, investor
mampu membuat perhitungan untuk melihat perbedaan dalam pelaporan dari laba
bersih yang dilaporkan.
4.4 KEINFORMATIFAN
HARGA
Efisiensi menyiratkan bahwa harga pasar dari sekuritas
sepenuhnya mencerminkan keakuratan informasi mengenai sekuritas tersebut. Hal yang
mencerminkan karakteristik “fully reflects” adalah tindakan yang dilakukan oleh investor yang
selalu berusaha untuk memperoleh dan mengolah informasi sehingga dapat membuat
keputusan menjual atau membeli sekuritas tersebut. Ketidakkonsistenan
yang logis adalah apabila harga yang ada telah mencerminkan semua informasi
yang ada, tetapi investor tidak memiliki motivasi untuk memperoleh informasi
tersebut, maka harga tidak akan secara penuh mencerminkan informasi yang
tersedia.
Ada
sumber lain dari permintaan dan penawaran sekuritas selain keputusan rasional yang dilakukan oleh investor yang
terinformasi. liquidity traders atau noise traders
melakukan transaksi dengan tidak berdasarkan pada evaluasi rasional atau
informasi yang relevan. Tentu saja, harga pasar sekuritas akan tetap menjadi partially
informative dibawah skenario di atas.
4.5 CAPITAL
ASSET PRICING MODEL (CAPM)
Terdapat hubungan antara harga
pasar sekuritas yang efisien (resiko) dengan tingkat pengembalian yang
diharapkan atas sekuritas tersebut. Dalam hal ini, kita dapat menggunakan CAPM
(Capital Asset Pricing Model).
Return
secara
sederhana dapat menggunakan net of return dan gross rate of return.
Selain itu, kita dapat pula menggunakan return dalam posisi ex post atau
ex ante. Posisi ex post yaitu kita berada pada posisi di akhir
periode t dan kita melihat ke belakang untuk menghitung return yang
sebenarnya direalisasi selama periode tersebut. Posisi ex ante
yaitu kita berada pada posisi di awal periode t dan membuat ekspektasi atas return
untuk periode t. Terdapat
tiga kegunaan utama dari formula CAPM yaitu :
1)
CAPM secara jelas menjelaskan bagaimana harga saham
bergantung pada harapan investor tentang harga saham dan dividen di masa depan.
2)
Dengan kembali pada pandangan ex post
dari return, CAPM menyediakan kita cara untuk memisahkan return yang telah
direalisasi pada sebuah saham menjadi komponen yang diharapkan atau tidak
diharapkan.
3)
Model pasar menyediakan sebuah cara yang
sesuai untuk memperkirakan
beta saham, sebagai ukuran risiko yang penting bagi investor
Semua
investor menggunakan dasar beta pada sejarah masa lalu sebagai benchmark dimana
untuk mengevaluasi akibat dari perubahan tingkat bunga. Alasan untuk mempertahankan CAPM sebagai benchmark
untuk informasi harga sekuritas yaitu:
1)
Memberikan petunjuk untuk membuat rational
expected utility- memaksimalkan keputusan berinvestasi.
2)
Book-to-market
dan ukuran perusahaan merupakan hal yang penting dalam konstruksi risiko.
3)
CAPM dapat merekonsiliasi harga sekuritas
yang menyimpang secara nyata dari teori keputusan rasional yang membawahi CAPM.
4)
Banyak penelitian empiris dalam akuntansi
yang menggunakan CAPM.
Implikasi
dari CAPM adalah bahwa beta saham merupakan satu-satunya determinan spesifik
perusahaan atas ekspektasi pengembalian atas saham. Ketidakpastian tersebut terdiri atas ada dua jenis yaitu Exogenous uncertainty, timbul
karena merupakan bagian dari lingkungan yang dihadapi oleh seluruh investor. Endogenous uncertainty, timbul
karena reaksi investor di dalam ekonomi itu sendiri. Anomali
Pasar Sekuritas Efisien adalah perilaku investor terlihat bertentangan
dengan teori pasar sekuritas efisien.
Teori Prospek dari Jakneman dan Tversky (1979)
mengatakan bahwa investor yang menyadari investasi beresiko akan secara
terpisah mengevaluasi prospek keuntungan dan kerugian. Probabilitas payoff
yang rendah merupakan overweighted dan probabilitas payoff
yang tinggi merupakan underweighted. Studi dan dokumentasi yang
berkaitan dengan prilaku anomali tersebut disebut behavioural finance.
4.6 ASIMETRI
INFORMASI
Terdapat dua jenis
utama dari asimetri informasi, yaitu adverse
selection dan moral hazard.
Dalam
kondisi ideal, nilai pasar perusahaan mencerminkan semua informasi. Ketika
keadaan tidak ideal, nilai pasar mencerminkan semua informasi yang dapat
diperoleh secara publik, bila pasar sekuritas dalam keadaan efisien. Perbedaan
mengenai keduanya termasuk inside information. Pengungkapan penuh akan
membuat laporan keuangan lebih bermanfaat bagi para investor dan meningkatkan
kerja pasar sekuritas. Bila laporan memerlukan biaya yang besar, maka inside
information akan tetap terjadi.
4.7 PENGARUH
SOSIAL DARI BEKERJANYA PASAR SEKURITAS
Pada
ekonomi kapitalis, pasar sekuritas merupakan mesin utama dimana modal dapat
ditingkatkan dan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan investasi. Akibatnya,
harapan sosial
adalah bahwa pasar ini bekerja dengan baik.
Investor
akan peduli dengan hasil risiko estimasi dari adverse selection dan perdagangan orang dalam. Sebagai hasil,
perusahan dengan kualitas proyek investasi yang tinggi tidak akan menerima
harga yang tinggi untuk sekuritas mereka, dan mereka akan investasi dibawah
tingkat relative terhadap tingkat efisiensi sosial. Masalah yang terkait jika banyak
investor menariknya, pasar menjadi lemah, atau kehilangan kekuatan, dimana
kekuatan merupakan jumlah saham yang investor dapat membeli atau menjual tanpa
mempengaruhi harga pasar. Ketika kekuatan menjadi lemah, investor yang
potensial mungkin tidak membeli atau menjual semua sekuritas yang mereka punya
di harga pasar, yang menghambat investasi lebih lanjut.
Bagaimana
informasi spesifik perusahaan dapat dimasukan pada harga saham? Jawabannya
adalah kualitas pelaporan yang baik. Namun, kemampuan perusahaan untuk
melakukannya, dibatasi oleh kemampuan untuk mendapatkan pembiayaan.
Namun,
pasar dapat menyediakan insentif untuk
membebaskan inside information yang
dibutuhkan oleh regulasi. Sebuah perusahaan dengan kebijakan kredibel
pengungkapan di luar regulasi minimum dapat menikmati harga saham yang lebih
tinggi dan biaya yang lebih rendah dari modal. Pengungkapan penuh mengurangi
perhatian investor tentang inside
information.
Kita
dapat menyimpulkan keuntungan sosial dari pasar sekuritas yang sepatutnya akan
didapatkan bila mengikuti dua kondisi yang kita temui:
· Semua
informasi yang relevan di daerah publik, paling tidak lebih dari kemampuan dari
denda dan insentif untuk biaya secara efektif memotivasi untuk membebaskan dari
informasi didalamnya.
· Harga
pasar sekuritas secara relatif efektif untuk infomasi ini.
4.8 CONTOH
PENGUNGKAPAN PENUH
4.8.1
Pengenalan
Analisis
dan Diskusi Manajemen (MD&A) adalah standar yang membutuhkan perusahaan
untuk menyediakan penjelasan narasi dari operasi perusahaan, untuk membantu
investor menafsirkan laporan keuangan perusahaan.
4.8.2
Analisis dan Diskusi Manajemen
Tujuan
MD&A terdiri dari:
· Membantu
calon investor dan investor sekarang memahami laporan keuangan.
· Membahas
informasi yang tidak tergambar seluruhnya di laporan keuangan.
· Membahas
tren penting dan risiko penting.
· Menyediakan
informasi tentang kualitas, dan variable yang potensial terhadap saham, dan
arus kas.
Untuk
mengimplementasikan tujuan tersebut, kebutuhan pengungkapan spesifik termasuk:
· Membahas
kinerja perusahaan seluruhnya dan menjelaskan faktor yang menyebabkan variasi
dari periode ke periode, seperti akuisisi dan disposisi.
· Membahas
kemampuan perusahaan untuk menentukan kebutuhan likuiditas.
· Membahas
komitmen dan perjanjian
· Membahas
perubahan perjanjian akuntansi
· Menjelaskan
dan membahas tren, risiko, dan ketidakpastian.
Beberapa aspek
dari kebutuhan tersebut seharusnya diperhatikan:
§ Standar
MD&A berorientasi jelas untuk kedepannya.
§ Konsep
dari sebuah sistem informasi menetapkan hubungan probabilitas antara bukti
laporan keuangan sekarang dan kinerja perusahaan di masa depan.
§ Konsisten
dengan orientasi masa depannya.
§ Standar
MD&A terlihat konsisten dengan teori atas pembuatan keputusan investor yang
rasional dengan efisiensi pasar.
4.9 KESIMPULAN
DARI PASAR SEKURITAS EFISIEN
Teori
pasar sekuritas efisien memiliki implikasi besar bagi akuntansi keuangan.
Efisiensi Pasar (Market Eficiency) didefinisikan sebagai hubungan antara
harga-harga sekuritas dengan informasi. Secara detail, efisiensi pasar dapat
didefinisikan dalam beberapa macam definisi, yaitu berdasarkan nilai intrinsik
sekuritas, berdasarkan akurasi dari ekspektasi harga, berdasarkan distribusi
informasi, dan berdasarkan pada proses dinamik.
MD&A
adalah contoh penting terhadap standar pengungkapan penuh. Standar ini
berpotensi menyampaikan informasi melebihi yang terkandung pada laporan
keuangan berdasarkan biaya historis.
Pengungkapan
penuh mempunyai dua manfaat utama yang dapat dicapai secara bersamaan. Yang
pertama adalah memungkinkan investor untuk membuat keputusan yang lebih baik.
Yang lainnya adalah untuk memperbaiki kemampuan pasar sekuritas terhadap
investasi langsung untuk penggunaan yang lebih sering digunakan.
Untuk
mengurangi adanya estimasi risiko ini yaitu melakukan pengungkapan penuh,
sehingga informasi dapat dikonsumsi oleh pihak eksternal dan pihak eksternal
dapat menggunakan pengungkapan penuh ini untuk dasar pengambilan keputusan
tanpa risiko estimasi. Agar pengungkapan penuh dapat dilakukan perusahaan maka
dapat dimotivasi oleh dua hal yaitu dengan aturan seperti standar akuntansi dan
regulasi wajib pengungkapan ataupun bisa dengan insentif oleh pasar sendiri
yang memberikan harga yang lebih tinggi pada perusahaan dengan reputasi
pengungkapan penuh yang lebih baik. Yang perlu diingat adalah resiko ini dapat
dikurangi tapi tidak dapat dihilangkan.
Jika harga sepenuhanya informatif,
maka tak satupun akan menghalangi untuk pengumpulan tambahan informasi.
Efeknya, harga pasar mengandung sumber perusakannya sendiri. Jika investor
menemukan informasi akuntansi yang berguna, ini seharusnya diperlihatkan
sebagai respon dari informasi harga sekuritas. Investor diuntungkan atas hal
tersebut dikarena informasi peramalan yang dipublikasinya menjadi lebih
berhati-hati atau menjadi laporan peringatan yang berguna bagi pengambilan
keputusan investor. Dengan adanya hal tersebut diharapkan informasi peramalan
yang dipublikasi menjadi lebih akurat dan kredibel serta dapat menjadi bahan
evaluasi sehingga berdampak lebih baik akan kerja pasar sekuritas.